Sony Xperia 1 VII hadir sebagai puncak evolusi flagship Sony di tahun 2026. Ponsel ini dirancang untuk fotografer profesional dan kreator konten yang membutuhkan akurasi warna dan kontrol manual penuh. Dengan layar 4K OLED 120Hz yang memukau, perangkat ini memastikan setiap visual terlihat hidup dan tajam.

Sektor Imaging Profesional

Sony menanamkan sensor Exmor T terbaru pada Xperia 1 VII. Berikut adalah rincian teknis kameranya:

  • Kamera Utama: 52 MP (f/1.8, OIS, sensor Exmor T) untuk hasil detail yang luar biasa di segala kondisi cahaya.
  • Kamera Ultrawide: 48 MP (f/2.2) untuk fleksibilitas pengambilan gambar luas yang minim distorsi.
  • Kamera Telephoto: 48 MP (f/2.8, OIS, Periskop 5x optical zoom) yang memungkinkan foto makro tajam dan zoom jarak jauh yang jernih.
  • Kamera Depan: 12 MP (f/2.0) yang menghasilkan foto selfie natural dan jernih dengan dukungan AI beauty yang sangat detail.

Performa dan Daya Tahan

Ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm), Xperia 1 VII menawarkan kecepatan pemrosesan super kencang untuk gaming berat dan editing video 4K. Baterai berkapasitas 5000 mAh dilengkapi fitur Bypass Charging, yang memungkinkan daya mengalir langsung ke mesin untuk menjaga kesehatan baterai saat dipakai sambil dicas. Dengan fast charging 45W, pengisian daya menjadi sangat efisien.

Desain dan Layar Memukau

Sony tetap mempertahankan bahasa desain ikonik dengan material kaca Gorilla Glass Victus 2 di bagian depan dan belakang, dipadukan dengan frame aluminium yang kokoh dan tahan lama. Layarnya menggunakan panel LTPO OLED 6,5 inci yang mendukung refresh rate 120Hz adaptif, memberikan pengalaman scrolling dan gaming yang sangat halus sekaligus hemat daya.

Kesimpulan dan Harga

Sony Xperia 1 VII dibanderol dengan harga kisaran Rp24.000.000. Ponsel ini adalah investasi bagi mereka yang menghargai kualitas premium, kontrol kamera profesional, dan performa hardware kelas dunia yang tahan lama.

Dengan integrasi teknologi dari divisi kamera Sony Alpha, Xperia 1 VII bukan sekadar ponsel, melainkan alat produksi konten yang sangat mumpuni di tahun 2026.