Bing Webmaster Tools seringkali dianggap lebih sulit dalam mengindeks halaman website dibandingkan Google Search Console. Banyak webmaster yang mengeluhkan halaman mereka sulit masuk index Bing, bahkan setelah menunggu berminggu-minggu. Artikel ini akan membahas secara mendalam penyebab utama kenapa indexing di Bing begitu sulit dan memberikan solusi praktis untuk mengatasi masalah tersebut. Memahami cara kerja Bing dalam crawling dan indexing sangat penting bagi Anda yang ingin memaksimalkan trafik dari mesin pencari Microsoft ini. Meskipun market share Bing lebih kecil dibandingkan Google, trafik dari Bing tetap berharga dan seringkali memiliki tingkat konversi yang lebih baik. Mari kita bahas tiga masalah utama yang menyebabkan halaman website Anda sulit terindeks di Bing Webmaster Tools.

1. Crawl Error dan Error 404 yang Menghambat Indexing

Crawl error, terutama error 404 (Page Not Found), merupakan salah satu hambatan terbesar dalam proses indexing di Bing. Ketika Bingbot mencoba mengakses halaman website Anda dan menemukan error 404, bot tersebut akan mencatatnya dalam dashboard Bing Webmaster Tools sebagai crawl error. Jika jumlah crawl error terlalu banyak, Bing akan menurunkan prioritas crawling untuk website Anda, yang berakibat pada lambatnya proses indexing halaman-halaman baru. Error 404 bisa terjadi karena berbagai alasan: URL yang salah, halaman yang sudah dihapus tanpa redirect, atau link internal yang broken. Bing sangat sensitif terhadap kualitas crawling dan akan memberikan penalty tidak langsung pada website yang memiliki terlalu banyak error. Solusi untuk masalah ini adalah melakukan audit rutin terhadap semua URL di website Anda. Gunakan tools seperti Screaming Frog atau plugin WordPress untuk mendeteksi link yang broken. Untuk halaman yang sudah dihapus, pastikan Anda melakukan redirect 301 ke halaman yang relevan, bukan membiarkannya menjadi 404. Periksa juga file robots.txt Anda untuk memastikan tidak ada halaman penting yang terblokir secara tidak sengaja.

šŸ”„ CARI JASA SEO BING
COD tersedia • GRATIS KIRIM ke seluruh Indonesia
šŸ›’ LIHAT PRODUK SEKARANG

2. Sitemap Belum Tersubmit atau Tidak Valid

Sitemap XML adalah peta jalan yang memberitahu Bing tentang struktur dan halaman-halaman penting di website Anda. Tanpa sitemap yang tersubmit dengan benar, Bingbot akan kesulitan menemukan dan mengindeks semua halaman website Anda, terutama untuk website dengan struktur yang kompleks atau halaman yang dalam (deep pages). Banyak webmaster yang mengabaikan pentingnya submit sitemap di Bing Webmaster Tools, atau mereka submit sitemap yang tidak valid secara teknis. Sitemap yang tidak valid bisa disebabkan oleh format XML yang salah, URL yang tidak dapat diakses, atau sitemap yang terlalu besar (lebih dari 50MB atau 50.000 URL). Bing memiliki standar yang ketat untuk validasi sitemap, dan sitemap yang error akan ditolak atau diabaikan. Untuk mengatasi masalah ini, pastikan Anda membuat sitemap XML yang valid dan komprehensif. Gunakan plugin SEO seperti Yoast SEO atau Rank Math jika Anda menggunakan WordPress, karena plugin ini otomatis generate sitemap yang valid. Submit sitemap Anda di Bing Webmaster Tools melalui menu Sitemaps, dan monitor statusnya secara berkala. Jika sitemap menunjukkan status "Pending" terlalu lama atau "Error", periksa kembali validitas XML-nya menggunakan validator online. Untuk website besar, pertimbangkan untuk membuat sitemap index yang berisi multiple sitemap files.

3. Waktu Crawling yang Lama dan Budget Crawl Terbatas

Bing memiliki crawl budget atau batas crawling yang lebih konservatif dibandingkan Google. Crawl budget adalah jumlah halaman yang akan dicrawl oleh Bingbot dalam periode tertentu. Untuk website baru atau website dengan otoritas rendah, Bing akan mengalokasikan crawl budget yang sangat terbatas, yang menyebabkan proses indexing menjadi sangat lambat. Faktor-faktor yang mempengaruhi crawl budget di Bing antara lain: authority domain, kecepatan loading website, frekuensi update konten, dan kualitas backlink. Jika website Anda lambat loading atau sering down, Bing akan mengurangi crawl budget untuk menghemat resources. Website dengan konten yang jarang diupdate juga akan dicrawl lebih jarang. Bingbot juga memiliki waktu crawling yang lebih lama dalam memproses setiap halaman, terutama untuk halaman dengan banyak elemen JavaScript atau konten dinamis. Untuk meningkatkan crawl budget dan mempercepat indexing, optimalkan kecepatan loading website Anda. Gunakan tools seperti Google PageSpeed Insights atau GTmetrix untuk mengidentifikasi masalah performa. Implementasikan caching, kompresi gambar, dan minify CSS/JavaScript. Pastikan server Anda memiliki uptime yang tinggi dan responsif. Update konten secara rutin dan konsisten, karena Bing lebih sering crawl website yang aktif. Bangun backlink berkualitas dari website otoritas tinggi untuk meningkatkan domain authority. Hindari konten duplikat dan thin content yang bisa membuat Bingbot membuang-buang crawl budget pada halaman yang tidak berkualitas.

Tips Tambahan untuk Mempercepat Indexing di Bing

Selain mengatasi tiga masalah utama di atas, ada beberapa tips tambahan yang bisa Anda terapkan. Pertama, submit URL secara manual melalui fitur URL Submission di Bing Webmaster Tools untuk halaman-halaman penting yang ingin cepat terindex. Kedua, periksa file robots.txt Anda secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada blocking yang tidak perlu terhadap halaman penting. Ketiga, gunakan schema markup dan structured data untuk membantu Bing memahami konten Anda dengan lebih baik. Keempat, bangun backlink internal yang kuat antar halaman di website Anda untuk memudahkan Bingbot menemukan halaman-halaman baru. Kelima, pastikan website Anda mobile-friendly karena Bing juga menggunakan mobile-first indexing. Terakhir, bersabarlah dan konsisten dalam memproduksi konten berkualitas. Indexing di Bing memang lebih lambat dibandingkan Google, tetapi hasilnya bisa sangat worth it untuk diversifikasi trafik search engine Anda.

Sumber Referensi:
https://www.bing.com/webmasters/help/webmasters-guidelines
https://docs.microsoft.com/en-us/bingwebmaster/