HMD Global secara resmi meluncurkan empat ponsel fitur Nokia terbaru pada awal Juli 2026. Keempat model tersebut adalah Nokia 200 4G, Nokia 210 4G, Nokia 215 4G Edisi ke-2, dan Nokia 235 4G Edisi ke-2. Yang menarik, semua ponsel ini dilengkapi dengan tombol AI khusus yang dapat diakses langsung dari directional pad untuk mengakses asisten AI on-device [[1]].

Inovasi Tombol AI dengan Teknologi Sikey AI



Fitur unggulan dari keempat ponsel fitur ini adalah tombol AI dedicated yang ditempatkan di tengah directional pad. Tombol ini memberikan akses langsung ke asisten AI yang ditenagai oleh Sikey AI. Pengguna dapat mengontrol berbagai fungsi perangkat melalui perintah suara, seperti menyalakan senter, membuka kamera belakang, mengatur pengingat dan alarm, serta melakukan panggilan telepon [[2]].

Tidak hanya itu, pengguna juga dapat mengajukan pertanyaan dasar kepada asisten AI ini. Namun, ada catatan penting: layanan AI assistant ini tidak sepenuhnya gratis. Menurut spesifikasi resmi HMD, asisten AI dapat digunakan secara gratis selama 180 hari pertama. Setelah masa trial berakhir, pengguna perlu berlangganan paket berbayar untuk terus menggunakannya [[3]].

Yang menarik, untuk membeli langganan tersebut, pengguna justru membutuhkan smartphone terpisah. Hal ini karena proses pembelian subscription harus dilakukan melalui perangkat smartphone, bukan melalui feature phone itu sendiri [[1]].

Desain Klasik dengan Sentuhan Modern



Keempat ponsel ini mempertahankan desain klasik yang menjadi ciri khas Nokia feature phones. Namun, HMD menambahkan elemen-elemen baru yang membuat perangkat terlihat lebih modern. Salah satunya adalah frame logam di sekitar kamera selfie dan speaker yang ditempatkan di atas display [[2]].

Semua perangkat menjalankan sistem operasi S30+ dan dibekali baterai berkapasitas 1.450 mAh yang dapat dilepas. Kapasitas baterai ini dirancang untuk memberikan daya tahan yang andal sepanjang hari, bahkan dengan penggunaan intensif [[1]].

Dari segi konektivitas, HMD membekali keempat ponsel ini dengan port USB-C untuk charging, yang merupakan standar modern saat ini. Ini adalah peningkatan signifikan dari microUSB yang sebelumnya umum digunakan pada feature phones [[3]].

Spesifikasi Layar yang Bervariasi



Meskipun memiliki arsitektur inti yang serupa, keempat model ini memiliki variasi dalam hal ukuran layar:

**Nokia 210 4G dan Nokia 200 4G** dilengkapi dengan layar QVGA berukuran 2.4 inci yang kompak. Ukuran ini ideal untuk pengguna yang mengutamakan portabilitas dan kemudahan penggunaan satu tangan [[2]].

**Nokia 215 4G Edisi ke-2 dan Nokia 235 4G Edisi ke-2** menawarkan layar yang lebih besar, yakni 2.8 inci dengan panel IPS dan resolusi QVGA yang sama. Layar yang lebih besar ini memberikan pengalaman visual yang lebih nyaman, terutama untuk video calling dan browsing konten sederhana [[1]].

Kamera dan Fitur Video Calling



Semua empat ponsel dilengkapi dengan kamera VGA terintegrasi yang mendukung fitur Xpress Chat video calling. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan video meskipun menggunakan feature phone [[3]].

Untuk fotografi, kemampuan kamera berbeda-beda di setiap model. Nokia 210 4G dan Nokia 235 4G Edisi ke-2 dilengkapi dengan kamera belakang. Khusus untuk Nokia 235 4G Edisi ke-2, kamera belakangnya memiliki resolusi 2 megapiksel, yang lebih tinggi dibandingkan model lainnya [[2]].

Konektivitas dan Multimedia Lengkap



HMD memastikan bahwa keempat ponsel fitur ini dilengkapi dengan fitur konektivitas dan multimedia yang komprehensif:

**Bluetooth 5.0** memungkinkan koneksi yang stabil dan efisien dengan perangkat lain seperti headset wireless atau speaker Bluetooth [[1]].

**Jack headphone 3.5mm** masih dipertahankan, memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang lebih menyukai headphone wired atau ingin mendengarkan musik tanpa menguras baterai [[3]].

**FM Radio** terintegrasi memungkinkan pengguna untuk mendengarkan siaran radio favorit mereka kapan saja [[2]].

**Cloud Phone Service** adalah fitur inovatif yang memungkinkan pengguna mengakses konten seperti video terbaru, ramalan cuaca, berita olahraga, dan lainnya tanpa menggunakan ruang penyimpanan di ponsel [[1]].

Harga dan Ketersediaan



Hingga saat artikel ini ditulis, HMD Global belum mengumumkan informasi resmi mengenai harga dan ketersediaan keempat ponsel fitur ini di berbagai pasar. Informasi lebih detail mengenai tanggal rilis dan harga diperkirakan akan segera diumumkan oleh perusahaan [[3]].

Namun, mengingat posisi produk ini di segmen feature phone entry-level, diperkirakan harganya akan sangat terjangkau, mengikuti strategi pricing Nokia feature phones generasi sebelumnya.

Mengapa Feature Phone Masih Relevan di 2026?



Peluncuran keempat ponsel fitur ini menunjukkan bahwa HMD Global masih melihat peluang besar di pasar feature phone. Meskipun smartphone telah mendominasi pasar global, feature phone tetap memiliki segmen pengguna yang loyal karena beberapa alasan:

**Daya Tahan Baterai**: Dengan baterai 1.450 mAh dan konsumsi daya yang efisien, feature phone dapat bertahan berhari-hari tanpa perlu charging, berbeda dengan smartphone yang harus di-charge setiap hari [[2]].

**Kesederhanaan**: Banyak pengguna, terutama di wilayah rural dan kalangan lansia, lebih menyukai kesederhanaan feature phone tanpa kompleksitas sistem operasi smartphone [[1]].

**Ketahanan Fisik**: Feature phone umumnya lebih tahan banting dan cocok untuk lingkungan kerja yang keras atau aktivitas outdoor [[3]].

**Harga Terjangkau**: Feature phone dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan smartphone, membuatnya dapat diakses oleh konsumen dengan daya beli rendah [[2]].

**Konektivitas Dasar**: Dengan dukungan 4G, feature phone modern masih dapat menyediakan konektivitas dasar untuk telepon, SMS, browsing sederhana, dan bahkan video calling [[1]].

Strategi HMD di Tengah Perubahan Lisensi Nokia



Peluncuran feature phones ini juga menarik dilihat dalam konteks hubungan HMD Global dan Nokia. Meskipun HMD telah menghentikan produksi smartphone bermerek Nokia pada awal 2025, perpanjangan lisensi untuk feature phones hingga sekitar 2029 menunjukkan bahwa segmen ini masih sangat menguntungkan [[3]].

India, sebagai pasar feature phone terbesar di dunia dengan 54 juta unit terjual pada 2024, menjadi target utama dari peluncuran produk-produk ini. HMD memproduksi ponsel-ponsel ini di India dan China, dengan India berfungsi sebagai hub produksi dan ekspor utama [[2]].

Kesimpulan



Keempat ponsel fitur Nokia terbaru dari HMD Global membawa inovasi menarik di tengah desain klasik yang nostalgia. Tombol AI khusus, baterai 1.450 mAh yang dapat dilepas, port USB-C, dan fitur video calling menunjukkan bahwa feature phone pun dapat mengadopsi teknologi modern tanpa kehilangan esensi kesederhanaannya.

Dengan dominasi HMD di pasar feature phone India (22.4% volume, 30.7% value), peluncuran produk-produk ini diperkirakan akan memperkuat posisi perusahaan di segmen yang masih sangat viable ini. Bagi konsumen yang mencari perangkat sederhana dengan daya tahan baterai tinggi dan harga terjangkau, keempat model Nokia ini bisa menjadi pilihan menarik.

Sumber Referensi:


[1] Notebookcheck. "HMD silently launches four new Nokia feature phones with AI assistant buttons." https://www.notebookcheck.net/HMD-silently-launches-four-new-Nokia-feature-phones-with-AI-assistant-buttons.1334327.0.html
[2] GSMArena. "HMD announces four new Nokia feature phones with AI." https://www.gsmarena.com/hmd_announces_four_new_nokia_feature_phones_with_ai-news-73560.php
[3] Ubergizmo. "New Nokia 4G Feature Phones Bring USB-C And AI Assistant." https://www.ubergizmo.com/2026/07/new-nokia-feature-phones-ai/