Pemerintah Jepang resmi memperkenalkan awalan nomor telepon seluler baru "060" pada Juli 2026 untuk memenuhi permintaan nomor yang terus bertambah dan mengantisipasi kekurangan nomor telepon di masa depan [[1]]. Langkah ini diambil setelah aturan direvisi pada Desember 2024 yang memungkinkan pengenalan prefix 060 sebagai tambahan dari tiga awalan mobile yang sudah ada yaitu 090, 080, dan 070 [[7]]. Dengan penambahan prefix 060 ini, total nomor telepon seluler yang tersedia di Jepang meningkat drastis dari 270 juta menjadi 360 juta nomor, memberikan ruang yang cukup untuk pertumbuhan layanan telekomunikasi di era digital yang semakin berkembang [[11]].

Latar Belakang Pengenalan Prefix 060

Pengenalan awalan nomor 060 merupakan respons terhadap permintaan nomor telepon seluler yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan kebutuhan akan multiple devices. Kementerian Komunikasi Jepang bersama dengan National Police Agency (NPA) dan Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) telah berkoordinasi untuk memastikan kelancaran implementasi sistem nomor baru ini [[20]]. Langkah ini dinilai sangat penting untuk memastikan ketersediaan nomor telepon yang memadai bagi masyarakat Jepang yang semakin bergantung pada perangkat mobile dalam kehidupan sehari-hari.

🔥 CARI INFO JEPANG
Update terkini • Berita terbaru
LIHAT INFO SEKARANG

Penundaan Implementasi oleh Operator

Meskipun awalnya dijadwalkan tersedia pada Juli 2026, lima operator seluler utama di Jepang mengumumkan penundaan rollout nomor dengan prefix 060 [[7]]. Penundaan ini dilakukan untuk memberikan waktu yang cukup bagi operator untuk menyelesaikan penyesuaian sistem dan infrastruktur teknis mereka [[18]]. Beberapa operator menyatakan kesiapan mereka untuk mulai menawarkan nomor 060 pada Oktober 2026, setelah semua persiapan teknis dan sistem selesai dilakukan [[8]].

Dampak bagi Pengguna dan Industri

Pengenalan prefix 060 tidak hanya berdampak pada ketersediaan nomor, tetapi juga membawa implikasi bagi industri telekomunikasi dan pengguna layanan. Operator seluler perlu melakukan investasi dalam penyesuaian sistem billing, jaringan, dan database pelanggan mereka. Bagi pengguna, perubahan ini pada awalnya tidak akan terasa signifikan, karena nomor 060 akan berfungsi sama seperti nomor dengan prefix 090, 080, atau 070 yang sudah ada. Namun, pengenalan prefix baru ini juga memicu kekhawatiran tentang potensi peningkatan spam call dan penipuan telepon, sehingga otoritas Jepang juga memperkuat sistem keamanan dan verifikasi nomor telepon.

Persiapan Menuju Era 5G dan IoT

Pengenalan prefix 060 juga merupakan bagian dari persiapan Jepang menuju era 5G dan Internet of Things (IoT) yang membutuhkan miliaran nomor telepon. Rencana Jepang untuk 5G mencakup penyediaan 10 miliar nomor telepon 14 digit untuk mengakomodasi pertumbuhan perangkat yang terhubung di masa depan [[21]]. Langkah ini menunjukkan visi jangka panjang pemerintah Jepang dalam membangun infrastruktur telekomunikasi yang tangguh dan scalable untuk mendukung transformasi digital nasional.

Sumber Referensi:
https://www.japantimes.co.jp/news/2026/07/01/japan/new-mobile-phone-number-prefix/
https://newsonjapan.com/article/148391.php